Cuti oh cuti
Cuti aku lulus lagi! Nampak gayanya niat tak baik ku untuk kembali ke tanahair sebelum tahun 2008 menjelma terkubur lagi. Kenalah aku duduk sekurang-kurangnya tiga bulan lagi di celah-celah kota batu ini. Membeku dalam kedinginan musim dingin.
Mentari yang bersinar setiap kali tiba saatnya, tewas dengan dingin yang menggigit-gigit. Menggigit hingga ke tulang sum-sum. Udara yang dingin dan kering tidak pernah menjanjikan keindahan bumi asing ini. Aku ingin pulang untuk memijak bumi negara ku yang indah itu.
Aku ingin pulang untuk menyaksikan awan yang berarak lembut di bumi bertuah itu. Aku ingin pulang, aku ingin pulang..... aku ingin pulang....... Nantikan aku yang kerinduan ini wahai bumi Malaysia, sebab sesungguhnya kerinduan yang menggigit-gigit ini sudah begitu parah dan membusung!
Mentari yang bersinar setiap kali tiba saatnya, tewas dengan dingin yang menggigit-gigit. Menggigit hingga ke tulang sum-sum. Udara yang dingin dan kering tidak pernah menjanjikan keindahan bumi asing ini. Aku ingin pulang untuk memijak bumi negara ku yang indah itu.
Aku ingin pulang untuk menyaksikan awan yang berarak lembut di bumi bertuah itu. Aku ingin pulang, aku ingin pulang..... aku ingin pulang....... Nantikan aku yang kerinduan ini wahai bumi Malaysia, sebab sesungguhnya kerinduan yang menggigit-gigit ini sudah begitu parah dan membusung!

